Mahasiswa Polman Negeri Babel Dibekali Pemahaman MBKM untuk Tingkatkan Kompetensi
Gedung Aula Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Babel) tampak ramai, Jumat (23/05/2025), saat ratusan mahasiswa dari berbagai jurusan mengikuti sosialisasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kegiatan ini menjadi wadah penting bagi mahasiswa untuk memahami lebih dalam skema pembelajaran di luar kampus.
Mahasiswa yang hadir berasal dari semester aktif jurusan Rekayasa Mesin, Elektro dan Industri Pertanian, hingga Informatika dan Bisnis. Mereka secara langsung mendengarkan paparan dan aktif berdiskusi dalam sesi tanya jawab yang digelar.
Wakil Direktur I Polman Babel, Irwan, Ph.D., hadir sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, Irwan menjelaskan secara rinci prosedur pelaksanaan program MBKM, termasuk jenis kegiatan yang dapat diikuti oleh mahasiswa.
“Program MBKM memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di luar kampus melalui magang, proyek desa, asistensi mengajar, pertukaran pelajar, hingga riset independen,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa mahasiswa wajib mempersiapkan berbagai dokumen pendukung, seperti proposal kegiatan, laporan akhir, dan formulir penilaian dari institusi tempat mereka menjalani MBKM.
Selain itu, mahasiswa juga diminta untuk memperhatikan penilaian terhadap kegiatan Merdeka Belajar, serta proses rekapitulasi seluruh aktivitas yang dijalani selama mengikuti program.
Irwan menekankan pentingnya komunikasi aktif antara mahasiswa dan dosen pembimbing agar proses administrasi dan pelaporan dapat berjalan lancar.
“Jangan ragu untuk bertanya jika ada yang belum jelas,” pesannya.

Salah satu mahasiswa, Teriska dari program Sarjana Terapan Teknik Mesin dan Manufaktur, mengaku senang bisa mengikuti sosialisasi ini.
“Saya jadi lebih paham alur pelaksanaan MBKM dan sudah mulai merancang proposal kegiatan magang saya,” ucapnya.
Menurut Teriska, sosialisasi ini membuka wawasannya mengenai pilihan belajar yang fleksibel, sekaligus menambah semangatnya untuk mencoba pengalaman baru di luar kampus.
Dengan adanya kegiatan ini, sangat yang tertarik dan siap memanfaatkan peluang dari program MBKM untuk mengasah kompetensi," pungkasnya.
