Manfaatkan Kompos untuk Pulihkan Lahan Pasca Tambang, Polman Negeri Babel Kembangkan Island Planting
Upaya memulihkan sekaligus memanfaatkan lahan pasca tambang timah terus dikembangkan melalui penerapan teknologi yang ramah lingkungan, dosen Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung melakukan Inovasi Teknologi Island Planting Berbasis Kompos sebagai Strategi Rehabilitasi Lahan Pasca Tambang Timah di Kampung Reklamasi Air Jangkang, (20/08/2026)
PKM ini diketuai Priestiani, M.P., bersama anggota tim Lesta, S.P., M.Si. dan Laily Muharani, S.P., M.Si. dengan melibatkan mahasiswa Program Studi Pertanian Presisi serta pengelola Kampung Reklamasi Air Jangkang.
Saat dikonfirmasi, Rabu (30/09/2026) ketua tim kegiatan, Priestiani, M.P., mengatakan inovasi yang diterapkan dirancang agar dapat digunakan dalam pengelolaan lahan pasca tambang untuk memperkenalkan teknologi sederhana namun aplikatif dalam rehabilitasi lahan pasca tambang dengan konsep island planting berbasis kompos di area reklamasi dapat dimanfaatkan secara lebih optimal sekaligus menjadi ruang untuk menerapkan inovasi teknologi pertanian yang berkelanjutan," akuinya.
Priestiani menyebutkan adanya perguruan tinggi, mahasiswa, dan pengelola Kampung Reklamasi Air Jangkang dalam penerapan serta pengembangan inovasi membuka ruang mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman langsung di lapangan," terangnya.

Sementara itu, Andini, S.P., selaku pengawas pengelolaan Kampung Reklamasi Air Jangkang, menilai penerapan teknologi diharapkan mendukung pemulihan kondisi lahan, tetapi harus membuka peluang pemanfaatan kawasan reklamasi agar lebih produktif dan berkelanjutan.
“ Sangat bermanfaat dalam pengembangan inovasi dan pengetahuan bagi pengelola dalam upaya memaksimalkan area reklamasi.” ungkapnya.
Selain itu, mahasiswa Program Studi Pertanian Presisi dapat menghubungkan pembelajaran di kampus dengan praktik di lapangan agar memahami penerapan teknologi rehabilitasi lahan, pemanfaatan kompos, pengelolaan lahan pasca tambang, serta pemanfaatan sumber daya lokal untuk mendukung keberlanjutan kawasan," pungkasnya.
Ke depannya, penerapan Inovasi Teknologi Island Planting Berbasis Kompos mendukung pengembangan Kampung Reklamasi Air Jangkang sebagai kawasan pembelajaran dan penerapan teknologi pertanian dan model pemanfaatan lahan pasca tambang yang produktif, inovatif, dan tetap memperhatikan aspek lingkungan," tegasnya.
