Pelantikan PNS, 39 Dosen Polman Negeri Babel Siap Mengajar dan Mengabdi
Sebanyak 39 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2024 di lingkungan Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Babel) resmi dilantik menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan pengambilan sumpah atau janji , Rabu (28/05/2025).
Momen sakral ini berlangsung di Lantai 2 Gedung Kuliah Bersama dan dipimpin langsung oleh Direktur Polman Babel, I Made Andik Setiawan, M.Eng., Ph.D. serta disaksikan juga dengan para wadir 1 Irwan.,Ph.D. dan Wadir II Muhammad Subhan.,M.T.
Para PNS yang dilantik mayoritas berasal dari luar Bangka Belitung dan mengisi formasi dosen. Keberagaman latar belakang mereka diyakini akan memperkuat atmosfer akademik serta memperkaya perspektif dalam proses belajar mengajar di kampus vokasi ini.

Dalam sambutannya, Direktur Polman Babel menekankan bahwa tugas seorang ASN di lingkungan pendidikan tinggi bukan sekadar mengajar.
“Sebagai PNS di Polman Babel, Anda bukan hanya pengajar, tetapi juga teladan. Junjung tinggi integritas, etika, dan semangat melayani,” tegasnya.
I Made juga menyinggung pentingnya adaptasi dan penguatan kompetensi, khususnya dalam menghadapi dinamika pendidikan vokasi dan kebutuhan industri yang terus berkembang.
“Selamat bergabung. Mari bersama-sama kita bangun lingkungan akademik yang unggul, inovatif, dan berdaya saing tinggi,” tambahnya.

Salah satu PNS yang dilantik, Muhammad Hizbul Wathan, M.Kom., tak bisa menyembunyikan rasa harunya.
“Hari ini adalah momen yang sudah saya nantikan sekian lama. Rasanya seperti membuka lembaran baru dalam hidup dan karier saya,” ungkapnya.

Hizbul menyatakan siap memberikan kontribusi maksimal sebagai tenaga pendidik dan berharap status barunya dapat membawa perubahan yang lebih baik.
“Tanggung jawab ini adalah amanah. Saya akan bekerja lebih baik dari sebelumnya, dengan integritas yang tinggi,” ujarnya mantap.
Ia juga menyampaikan harapannya terkait hak kepegawaian yang lebih stabil, termasuk penghasilan penuh sebagai PNS.
“Saat masih CPNS, gaji kami hanya 80 persen. Dengan status penuh ini, semoga menjadi awal kehidupan yang lebih stabil bagi kami,” tutupnya.
