Kegiatan UPT Logistik
Kegiatan pada Unit Pelayanan Teknis Logistik Polmanbabel dibagi menjadi tujuh tahapan penting, yaitu:
- Melakukan perencanaan terhadap kegiatan yang akan dilakukan di masa yang akan datang. Dalam bidang logistik, perencanaan mengacu pada pemikiran serta penentuan barang yang akan dibeli dan menyesuaikannya dengan kebutuhan konsumen.
- Melakukan pengorganisasian terhadap semua pihak yang dianggap sesuai dengan tugasnya masing-masing. Apabila dikaitkan dengan bidang logistik, pengorganisasian berarti menentukan siapa saja pihak yang pantas diberi tanggung jawab dalam pengaturan, penyimpanan serta pengiriman barang.
- Melakukan pengawasan dalam penyaluran barang sedemikian rupa, serta pengecekan barang hingga sampai kepenggunanya.
- Melakukan pengadaan untuk menjamin stok logistik tetap tersedia. Jika dirasa stoknya kurang mencukupi, maka harus ada tindak lanjut untuk menyediakan logistik sesuai kebutuhan. Aktivitas pengadaan logistik harus tetap diawasi oleh pihak yang telah ditentukan.
- Melakukan pencatatan data logistic, mulai dari ketersediaan barang hingga barang yang dikirimkan ke konsumen, semuanya harus dicatat. Selain itu, pencatatan juga bertujuan untuk mencatat seluruh aset yang dimiliki Polmanbabel.
- Melakukan penyimpanan pada gudang logistik, mulai dari penerimaan, pencatatan, pemasukan, penyimpanan, pengaturan, pembukuan, pemeliharaan hingga pendistribusian. Dalam kegiatan penyimpanan logistik, semuanya juga harus direncanakan serta dikendalikan dengan baik.
- Melakukan pemeliharaan untuk mempertahankan kondisi logistik agar siap pakai. Aktivitas pemeliharaan tidak hanya dilakukan sekali, namun untuk jangka waktu panjang. Barang logistik yang ada di gudang haruslah dipelihara dan dijaga dengan baik, karena merupakan aset Polmanbabel.