Dosen TRPL Polman Negeri Babel Jadi Narasumber, Dorong Perubahan Pola Kerja Perangkat Desa Pemali melalui SIJALI
Seiring berkembangnya transformasi digital di lingkungan pemerintahan desa, kebutuhan terhadap peningkatan kompetensi perangkat desa dalam memanfaatkan teknologi informasi semakin penting sehingga dosen Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung Ahmat Josi., M.Kom., dan Putri Armilia Prayesi, M.Kom., dipercaya untuk narasumber dalam pelatihan penggunaan Sistem Kinerja Perangkat Desa (SIJALI) yang digelar di Balai Desa Pemali, Rabu (29/06/2026).
Saat ditemui, Jumat (31/06/2026), Ahmat Josi menjelaskan pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman dan kemampuan perangkat Desa Pemali dalam mengoperasikan aplikasi SIJALI sebagai sistem pendukung pengelolaan dan pelaporan kinerja perangkat desa secara digital karena mampu membuat proses administrasi pemerintahan desa menjadi lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel," ungkapnya.

Josi menuturkan, Polman Babel kampus terbaik vokasi Bangka Belitung berupaya melaksanakan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan pihak eksternal, termasuk melalui pendampingan transformasi digital di lingkungan pemerintahan desa.
"Jangan takut berbuat untuk orang lain selagi kita bisa, apalagi sebagai dosen harus tetap semangat memberikan kontribusi meskipun dalam pelaksanaannya terdapat berbagai hambatan," imbuhnya.
Berbeda salah satu dosen Polman Babel, Putri Armilia Prayesi memberikan pemaparan mengenai alur penggunaan sistem serta praktik terbaik dalam mengoperasikan aplikasi SIJALI agar materi disampaikan secara bertahap supaya peserta dapat memahami setiap tahapan penggunaan aplikasi dengan baik," bebernya.
Bahkan, sesi praktik penggunaan aplikasi kemudian dipandu oleh Friska Deswinta Sari, mahasiswa tingkat akhir Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL) Polman Babel. Dalam sesi tersebut, peserta melakukan simulasi penggunaan SIJALI secara langsung, mulai dari proses login, pengisian data, hingga pemanfaatan berbagai fitur yang tersedia dalam aplikasi," tandasnya.
Pendampingan secara langsung tersebut membantu peserta memahami penggunaan aplikasi dengan lebih mudah. Selain itu, peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan berbagai kendala yang ditemui selama proses praktik," pungkasnya.
Tak hanya itu, dari kombinasi penyampaian materi, demonstrasi, dan praktik langsung, peserta memperoleh pemahaman yang lebih mengenai penggunaan sistem dan menjadi ruang berbagi pengetahuan antara akademisi, mahasiswa, dan perangkat pemerintahan desa dalam mendorong percepatan transformasi digital," akuinya.

Di waktu berbeda, Sabtu (01/08/2026) saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Sekretaris Desa sekaligus Kepala Administrasi Desa Pemali, Rosmanto Nata menyampaikan mendukung pendampingan yang dilakukan dosen kampus Polman Babel Putri Armilia Prayesi dan Ahmat Josi sudah beberapa kali hadir membantu Pemerintah Desa Pemali dalam menciptakan berbagai inovasi digital sehingga membantu perangkat desa dalam mempercepat transformasi digital di tingkat masyarakat desa demi memberikan pelayanan terbaik dan sistem mengintegrasikan fitur laporan kehadiran dan laporan kinerja terpadu yang dapat diakses secara digital," jujurnya.
Keberadaan SIJALI yang dinilai memiliki peran dalam membangun medset kerja baru di lingkungan pemerintahan desa terutama aplikasi, tata kelola pemerintahan desa diharapkan menjadi jauh lebih tertib, akuntabel, dan profesional," katanya.
Kedepannya, berharap Polman Babel lebih lanjut bisa mengembangkan inovasi digital dan menjadi pelopor desa digital yang adaptif, transparan, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik," tutupnya.
