Sertifikasi K3 Berlangsung, Polman Negeri Babel Tandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang
Seiring pelaksanaan mahasiswa ikuti sertifikasi Supervisor Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Konstruksi, Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung menjalin kerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang yang berlangsung di Ruang Rapat Direktur, Kamis (27/08/2026).
Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan langsung Direktur Polman Babel I Made Andik Setiawan, Ph.D., bersama Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang dan disaksikan Direktur Eksekutif Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Polman Babel.
Direktur Polman Babel I Made Andik Setiawan, Ph.D., menyampaikan perjanjian kerja sama telah dipersiapkan sejak jauh hari sebab bagian dari upaya memperkuat kompetensi mahasiswa melalui sertifikasi BNSP yang diakui secara nasional," terangnya.
I Made menuturkan sertifikasi salah satu nilai tambah kebutuhan yang sangat penting mahasiswa dalam mempersiapkan diri setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi untuk melamar pekerjaan serta mendorong peningkatan kompetensi selama mengikuti perkuliahan," imbuhnya.
Bahkan, kerja sama antar instansi diperlukan untuk memastikan pelaksanaan program sertifikasi dapat berjalan secara berkelanjutan dan memiliki landasan administrasi yang jelas.
“ Penataan administrasi sebagai penunjang akreditasi perguruan tinggi karena administrasi yang tertib agar setiap kegiatan sertifikasi dapat terdokumentasi dengan baik dan memiliki sasaran yang jelas,” ujarnya.

Lebih lanjut, menilai kerja sama tersebut tidak hanya memberikan manfaat dalam pelaksanaan sertifikasi K3, tetapi juga membuka peluang pengembangan program kerja sama lainnya antara Polman Babel dan Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang," ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang Ir. Soeryadi.,M.T. menyebutkan terima kasih Polman Babel yang telah melaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama ini agar dapat terus dilanjutkan tahun depan program sertifikasi serupa tetap akan ada,” akuinya.
Selain itu, menyarankan agar Polman Babel mengajukan proposal kegiatan sertifikasi sejak awal tahun supaya dinilai dapat membuka peluang memperoleh kuota peserta mengikuti program sertifikasi bisa lebih banyak,” pungkasnya.
Ia berencana, selain sertifikasi K3, Polman Babel memiliki potensi besar dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang konstruksi.
" Berkeinginan Polman Babel bisa mengembangkan program studi baru yang berkaitan dengan K3 sejalan dengan kebutuhan industri terhadap tenaga kerja yang memiliki kompetensi dan sertifikasi di bidang keselamatan dan kesehatan kerja," pesannya.
Kesanggupannya, kerja sama ini dapat memperluas akses mahasiswa terhadap sertifikasi kompetensi dengan harapan lulusan Polman Babel tidak hanya memiliki bekal akademik, tetapi juga kompetensi profesional yang dibutuhkan industri," jujurnya.
