Ngeri tapi Nyata, BNNK Bangka Ungkap Fakta Gelap Narkoba di Hadapan Mahasiswa Baru
Suasana mendadak hening namun penuh rasa ingin tahu ketika Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bangka hadir dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Babel), Rabu (06/08/2025).
Tak sekadar sosialisasi biasa, kehadiran Kepala BNNK Bangka, Hariyansyah, S.T., bersama timnya, sukses menyita perhatian ratusan mahasiswa baru yang memenuhi Aula Polman Babel. Mereka datang membawa misi penting: edukasi dini tentang bahaya narkoba di lingkungan kampus.
Tanpa basa-basi, Hariyansyah langsung membuka pemaparan dengan pertanyaan sederhana namun menggelitik, Apa itu narkoba Pertanyaan tersebut menjadi pintu masuk bagi mahasiswa untuk berpikir kritis sebelum menerima materi yang cukup menggugah.
Hariyansyah menjelaskan secara rinci definisi narkoba, jenis-jenisnya, dan penyalahgunaan zat berbahaya tersebut di kalangan remaja dan mahasiswa. Ia juga menyoroti cara-cara halus jaringan pengedar menyasar generasi muda sebagai target utama.
“Jangan pernah merasa aman. Mereka bisa masuk lewat pertemanan, bahkan lewat hal-hal yang terlihat tidak mencurigakan,” sebutnya sambil menunjukkan beberapa contoh kasus nyata yang pernah ditangani BNNK Bangka.
Tidak hanya menjelaskan secara teoritis, Hariyansyah juga menceritakan kisah-kisah nyata tentang korban penyalahgunaan narkoba. Salah satunya adalah seorang mahasiswa berprestasi yang akhirnya kehilangan masa depan akibat terjerumus ke dunia gelap tersebut," terangnya.

Pemaparan ini sontak membuat suasana aula berubah menjadi reflektif. Banyak mahasiswa tampak mengangguk-angguk dan terdiam, menyadari bahwa ancaman narkoba bisa datang dari mana saja termasuk dari dalam lingkaran sosial mereka sendiri," ucapnya.
Selain itu, mahasiswa juga diberi wawasan tentang peran BNN serta pentingnya melaporkan jika mengetahui adanya penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitarnya.
"Kalian adalah garda terdepan. Jadilah generasi berani tolak narkoba," tegasnya.
