Serunya Camping hingga Operasi Semut UKM Mahacita Polman Negeri Babel di Pantai Rebo
Mahasiswa Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahacita Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Babel) kembali mengadakan kepeduliannya terhadap lingkungan. Selama dua hari, 21–22 September 2025, mereka menggelar aksi pembersihan Pantai Rebo bersama warga sekitar.
Kegiatan ini dimulai dengan agenda camping di tepi pantai. Suasana malam penuh kebersamaan itu berlanjut hingga Minggu pagi, saat ratusan kantong sampah mulai terisi dalam kegiatan operasi semut atau pemungutan sampah anorganik di sepanjang bibir Pantai Rebo.
Sebanyak 53 mahasiswa turut ambil bagian dalam aksi ini. Mereka terdiri dari mahasiswa baru dan senior UKM Mahacita, ditambah para pembina serta 12 orang warga yang ikut serta dengan penuh semangat. Kerja sama mahasiswa dan masyarakat membuat kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekompakan.

Selaku pembina UKM Mahacita Polman Babel, Jum'at (26/09/2025) Pristiansyah, M.Eng., mengapresiasi semangat para mahasiswa yang terjun langsung ke lapangan. Tujuan utama kegiatan ini adalah menjaga kelestarian pantai-pantai yang belum dikelola, sekaligus melihat potensi peningkatan perekonomian dari sisi pariwisata,” terangnya.
Ia menambahkan, gerakan kecil seperti memungut sampah bisa menjadi langkah nyata untuk membangun kesadaran bersama dan semakin peduli akan pentingnya menjaga lingkungan, bukan hanya di pantai, tapi juga di kehidupan sehari-hari.
"Semangat gotong royong, UKM Mahacita Polman Babel mampu mengambil peran penting dalam menjaga kelestarian lingkungan dan aksi bersih pantai ini menjadi pengingat untuk mencintai alam bukan hanya slogan, melainkan tindakan nyata," tegasnya.
Di kesempatan berbeda, Ketua UKM Mahacita, Reynaldo Desky Anjaya, menyebutkan bahwa kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini. Rencananya aksi bersih pantai akan diadakan kembali di lokasi yang berbeda, sekaligus menjadi agenda program kerja tahunan UKM Mahacita,” katanya.
Menurut Reynaldo, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat hubungan antaranggota UKM Mahacita, baik mahasiswa baru maupun senior tidak ada batasan harus bekerja sama, saling mendukung, dan itu yang membuat kebersamaan semakin kuat,” ungkapnya.
Tak hanya berfokus pada pembersihan pantai, kegiatan ini juga menanamkan nilai kepedulian sosial mahasiswa dengan alam dan masyarakat.
"Sebab melalui interaksi langsung dengan warga, mahasiswa belajar bagaimana kerja bersama mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat," sebutnya.
Dengan semangat kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat, kegiatan bersih pantai ini diharapkan terus berlanjut dan memberi dampak positif, sehingga Pantai Rebo tetap terjaga keindahannya, sekaligus semakin layak menjadi destinasi wisata andalan dan kebanggaan Bangka Belitung," pungkasnya.
