Mahasiswa Sarjana Terapan Teknik Elektronika Polman Negeri Babel Tampilkan Beragam Inovasi Teknologi di Sidang Proyek Akhir
Kemampuan mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Teknik Elektronika Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung harus diuji dalam pelaksanaan Sidang Proyek Akhir yang berlangsung selama tiga hari, 13–15 Juli 2026 untuk menentukan kelulusan mahasiswa sekaligus pembuktian kompetensi yang telah ditempa selama menempuh pendidikan perkuliahan.
Sebanyak 25 kelompok mahasiswa dengan keseluruhan 51 orang mengikuti sidang dengan membawa berbagai inovasi dan karya terapan sesuai bidang keahlian masing-masing di hadapan dosen penguji, setiap peserta mempresentasikan hasil proyek, memaparkan proses perancangan, implementasi, hingga menjawab berbagai pertanyaan sebagai bentuk evaluasi terhadap penguasaan ilmu dan kemampuan analisis.
Saat dikonfirmasi, Senin (13/07/2026), Ketua Program Studi Sarjana Terapan Teknik Elektronika, Aan Febriansyah, M.T., menjelaskan Proyek Akhir merupakan rangkaian kegiatan akademik yang mengintegrasikan pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional yang telah diperoleh mahasiswa selama masa perkuliahan dan mampu mengembangkan ide-ide yang kreatif dan konstruktif mulai dari tahap perencanaan, perancangan, pengujian hingga menghasilkan karya atau produk terapan yang relevan dengan kompetensi program studi," ucapnya.

Aan menyebutkan mata kuliah Proyek Akhir titik dari seluruh proses pembelajaran di pendidikan vokasi agar bisa mengukur standar-standar keteknikan, kemampuan analisis, serta mempertimbangkan berbagai batasan realistis berdasarkan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama mengikuti perkuliahan.
" Dengan tema Proyek Akhir tahun ini sangat beragam dari pengembangan Teknologi Tepat Guna, Internet of Things (IoT), sistem kontrol industri, otomasi, hingga pengembangan teknologi yang mendukung isu-isu strategis nasional, seperti pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)," imbuhnya.
Selain itu, mahasiswa Polman Babel kampus terbaik vokasi di Bangka Belitung mampu mengikuti perkembangan teknologi sekaligus menghadirkan solusi inovatif yang dapat diterapkan untuk mendukung kebutuhan dunia industri maupun masyarakat agar lulusan pendidikan vokasi tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga mampu menciptakan inovasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman," terangnya.
Aan berharap seluruh mahasiswa dapat mengikuti sidang dengan baik, memperoleh hasil yang maksimal, serta tetap menjunjung tinggi etika akademik dan profesionalisme selama proses pelaksanaan Proyek Akhir," sebutnya.
Oleh sebab itu, bagi mahasiswa yang masih harus melakukan perbaikan, jangan menyerah jadikan masukan dari dosen penguji sebagai bahan evaluasi untuk menyempurnakan Proyek Akhir sehingga target yang telah direncanakan sejak sidang proposal dapat tercapai dengan baik. Kami optimistis seluruh mahasiswa mampu menyelesaikan proses ini dengan hasil yang membanggakan," ungkap Aan.
