Dosen Polman Negeri Babel Riki Afriansyah, M.T. Jadi Narasumber IHT Koding dan Kecerdasan Artifisial di SMA Negeri 1 Pangkalan Baru
Dosen Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL) Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung dipercaya sebagai narasumber dalam kegiatan Inhouse Training (IHT) Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) yang digelar di SMA Negeri 1 Pangkalan Baru, Kamis (23/7/2026).
Tak pernah lelah saat diminta keterangan, Jum'at (24/07/2026) Riki Afriansyah.,M.T. dipercaya sebagai narasumber untuk menyampaikan materi sekaligus memberikan pendampingan praktik implementasi Koding dan Kecerdasan Artifisial. Peserta diperkenalkan dengan berbagai platform dan teknologi yang dapat dimanfaatkan dalam pengembangan media pembelajaran, pembuatan aplikasi sederhana, serta pemanfaatan kecerdasan artifisial untuk meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar," jelasnya.

Upaya ini, Riki menjelaskan dalam diintegrasikannya KKA kurikulum, guru dituntut tidak hanya memahami konsep dasar pemrograman dan kecerdasan artifisial, tetapi juga mampu mengimplementasikan berbagai teknologi tersebut dalam proses pembelajaran dengan memperoleh materi dan praktik mengenai pemanfaatan teknologi digital, mulai dari dasar-dasar.
“Guru harus cerdas tentang pemrograman, penggunaan berbagai perangkat kecerdasan artifisial, hingga pengembangan aplikasi sederhana yang dapat mendukung inovasi pembelajaran di kelas,” ungkapnya.
Berdasarkan hal itu, salah satu peserta pelatihan Dewi Kartika Subekti menyebutkan kegiatan ini memberikan manfaat yang sangat besar bagi para guru dalam meningkatkan kompetensi digital.

Lanjutnya, berterus terang pelatihan ini memberikan pengalaman dan keterampilan baru bagi kami dalam menerapkan Koding dan Kecerdasan Artifisial di lingkungan sekolah. Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan pembelajaran saat ini.
" Ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran serta dimanfaatkan untuk mengembangkan berbagai media dan aplikasi pembelajaran yang inovatif sehingga mampu meningkatkan kreativitas dan kompetensi peserta didik," imbuhnya.
Berikutnya, alhamdulilah adanya Inhouse Training ini secara pribadi harus bisa mengimplementasikan Koding dan Kecerdasan Artifisial dalam proses pembelajaran. Selain meningkatkan kompetensi pendidik yang mendukung transformasi pendidikan digital serta mempersiapkan peserta didik agar memiliki keterampilan abad ke-21 yang selaras dengan perkembangan teknologi," tutupnya.
