Magang Berita Siakad Email Galeri Dosen Tendik Layanan Dokumen Peta Kampus Press SAKIP SPMI Produk Indonesia
  • English
Logo Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung Logo Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung
  • Tentang Polmanbabel
  • PMB
  • Pendidikan
  • Penelitian
  • Pengabdian
  • Kerja Sama
  • Kehidupan Kampus

Tautan Cepat

  • Magang
  • Berita
  • Siakad
  • Email
  • Galeri
  • Dosen
  • Tendik
  • Layanan
  • Dokumen
  • Peta Kampus
  • Press
  • SAKIP
  • SPMI
  • Produk
  • English

Dosen Polman Negeri Babel Rumuskan Strategi Wisata Budaya Bangka Lewat FGD

  • Rabu, 13 Agustus 2025
  • Hadi Firmansyah
  • 3205
Dosen Polman Negeri Babel Rumuskan Strategi Wisata Budaya Bangka Lewat FGD

Foto bersama para dosen Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung bersama perwakilan pemerintah daerah, pihak swasta, dan tokoh adat saat mengikuti Forum Group Discussion (FGD).

Para Dosen Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Babel) menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertema Strategi Pengembangan Kampung Adat Gebong Memarong sebagai Objek Wisata Kearifan Lokal Berbasis Community-Based Tourism. Kegiatan ini berlangsung di Kampung Adat Gebong Memarong, Kabupaten Bangka, Selasa (12/8/2025).

Tim yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain M. Galy Njoman Ari Pribowo, M.M., Syafrizal Zain, M.Kom., dan Redi Alamsyah, M.M. FGD menghadirkan berbagai pemangku kepentingan yang berperan penting dalam pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata daerah, termasuk perwakilan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka, Alpian, selaku Bagian Promosi Pariwisata serta PT. Timah.

Saat dikonfirmasi, Rabu (23/08/2025)Ketua penelitian, M. Galy Njoman Ari Pribowo, M.M., saat ditemui pada Rabu (13/8/2025), menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menggali dan merumuskan konsep pengembangan pariwisata yang berfokus pada peran aktif masyarakat.

“Kampung Adat Gebong Memarong memiliki kekayaan nilai budaya, sejarah, dan kearifan lokal yang sangat kuat. Melalui community-based tourism, kita tidak hanya menghadirkan destinasi wisata yang menarik, tetapi juga memastikan masyarakat menjadi pengelola, pelaku, sekaligus penerima manfaat utama dari kegiatan wisata,” ucapnya.

Selanjutnya, diwaktu konfirmasi yang sama, Perwakilan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka, Alpian angkat bicara menceritakan kampung adat gebong memarong memiliki keunikan sejarah dan budaya yang perlu dijaga. Ia menegaskan bahwa dengan pendekatan community-based tourism, masyarakat menjadi aktor utama dalam menjaga dan mengembangkan kekayaan tersebut," sebutnya.

Sedangkan, sektor swasta pun turut mengemuka. PT Timah Tbk, Dyna menyatakan siap membantu pengembangan wisata berbasis masyarakat, baik melalui pembangunan infrastruktur, pelatihan masyarakat, maupun promosi destinasi ke pasar yang lebih luas," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Adat Gebong Memarong, Asih, mengungkapkan pentingnya mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi identitas kampung dengan keberhasilan pengembangan wisata tidak hanya diukur dari jumlah kunjungan, tetapi juga dari keberlanjutan tradisi dan budaya.

“Wisata berbasis komunitas adalah jalan agar generasi mendatang tetap mengenal akar budaya mereka. Dengan dukungan masyarakat sekitar, kampung adat dapat lestari sekaligus memberikan dampak ekonomi positif bagi pelaku UMKM,” tuturnya.

Bahkan, kegiatan ini yang didapat bisa meningkatan kapasitas masyarakat dalam pelayanan wisata, pengemasan produk budaya, pengembangan infrastruktur pendukung, hingga optimalisasi promosi digital dan sepakat bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pengembangan Kampung Adat Gebong Memarong sebagai destinasi unggulan Bangka," kisahnya.

Terbaru

Dosen Polman Negeri Babel Hadir Paparkan Potensi Energi Daerah dalam Pembahasan RUU Ketenagalistrikan di UBB
Rabu, 8 Juli 2026

Tak Perlu Merantau, Alumni D-III Polman Negeri Babel Bisa Lanjut Kuliah Sarjana Terapan di Kampus Sendiri
Rabu, 1 Juli 2026

SNITT 2026 Bekali Mahasiswa Polman Negeri Babel Hadapi Dinamika Energi dan Transformasi Ekonomi Global
Rabu, 1 Juli 2026

Dosen Polman Negeri Babel Tak Pernah Lelah Mengabdi, UMKM Wija Barokah Terima Bantuan Alat Produksi
Senin, 29 Juni 2026

Limbah Nanas Bernilai Ekonomi, Dosen Polman Negeri Babel Dampingi KWT Mekar Sari Produksi POC
Jumat, 26 Juni 2026

Agenda

Dies Natalis ke-31 Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung Tahun 2025
Sabtu, 18 Oktober 2025

Pelaksanaan Wisuda ke XXIX Tahun 2025
Rabu, 10 September 2025

Wisuda
Rabu, 25 September 2024

Pendaftaran Wisuda
Senin, 19 Agustus 2024

Yudisium
Jumat, 16 Agustus 2024

Terkait

Thumb
Dosen Polman Negeri Babel Tak Pernah Lelah Mengabdi, UMKM Wija Barokah Terima Bantuan Alat Produksi
Baca Selengkapnya
Thumb
Limbah Nanas Bernilai Ekonomi, Dosen Polman Negeri Babel Dampingi KWT Mekar Sari Produksi POC
Baca Selengkapnya
Thumb
Melalui Pengabdian Masyarakat, Dosen Polman Negeri Babel Ajarkan Siswa SMK Negeri 1 Kelapa Olah Limbah Kulit Nanas
Baca Selengkapnya
Logo
Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung
Kawasan Industri Airkantung, Sungailiat, Bangka, 33211
0717 93586
0717 93585
polman@polman-babel.ac.id
Logo Kemdikbud, Kampus Merdeka, Vokasi
Tentang Polmanbabel
  • Sambutan Direktur
  • Sejarah Singkat
  • Visi Misi
  • Manajemen dan Pimpinan
  • Senat Akademik
  • Unit Kerja
Penerimaan
  • SNBP
  • SNBT
  • Seleksi Mandiri
Pendidikan
  • D4 - Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak
  • D3 - Teknik Perawatan dan Perbaikan Mesin
  • D4 - Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan
  • D4 - Teknologi Rekayasa Tenaga Listrik
  • D4 - Teknologi Budidaya Perikanan
  • D4 - Teknologi Rekayasa Jaringan Komputer
  • D3 - Teknik Perancangan Mekanik
  • D4 - Bisnis Digital
  • D4 - Perbankan dan Keuangan Digital
  • D4 - Teknik Mesin dan Manufaktur
  • D4 - Pertanian Presisi
  • D3 - Teknik Elektronika
  • D4 - Teknik Elektronika
  • D4 - Teknologi Rekayasa Perancangan Manufaktur
  • D4 - Teknologi Rekayasa Multimedia
Kehidupan Kampus
  • Budaya Bangka
  • Pariwisata
  • Transportasi
  • Kuliner
  • Tempat Tinggal

© COPYRIGHT 2021 Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung