Mahasiswa Polman Negeri Babel Jalani Uji Kompetensi Sertifikasi Profesi Mesin Frais Kompleks
Kegiatan Sertifikasi Kompetensi dan Profesi mahasiswa Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Babel) tidak hanya berfokus pada pengujian teori, tetapi juga melibatkan uji praktik secara langsung pada setiap skema. Uji praktik tersebut berlangsung pada Kamis (14/08/2025) di berbagai fasilitas kampus.
Terlihat di Gedung Bengkel Mekanik, salah satu mahasiswa Program Studi Diploma IV Teknik Mesin dan Manufaktur tengah mengikuti uji skema pengoperasian mesin frais kompleks. Pengujian ini dipandu oleh asesor dari Polman Babel, Masdani, M.T., bersama rekannya Juanda, M.T.
Masdani menjelaskan bahwa sertifikasi ini menuntut mahasiswa untuk memenuhi standar kompetensi yang telah ditetapkan dan harus bisa kompeten sesuai nilai standar yang berlaku, tergantung skema ujinya,” imbuhnya.
Selain itu, apabila mahasiswa tidak memenuhi standar yang dipersyaratkan, maka kelulusan sertifikasi bisa terhambat karena sertifikasi ini bukan hanya formalitas, tetapi sebagai bukti mahasiswa layak kompeten,” ungkapnya.

Hal tersebut, pentingnya persiapan sebelum menghadapi uji kompetensi. Menurutnya, mahasiswa perlu memahami materi teori, menguasai keterampilan praktik, dan menjaga ketelitian saat bekerja di lapangan.
“Tidak jarang, mahasiswa yang terburu-buru atau kurang teliti akan kehilangan poin penting saat ujian. Padahal, detail itu sangat menentukan hasil akhir,” pesannya.
Sementara itu, salah satu peserta uji praktik mahasiswa Diploma IV Teknik Mesin dan Manufaktur, Muhammad Farhansyah Putra, mengaku mengikuti kegiatan ini dengan penuh kesungguhan. Baginya, sertifikasi ini adalah kesempatan untuk mengukur kemampuan diri sekaligus menambah pengalaman.
“Sebelum ujian, saya sudah mempersiapkan diri dengan belajar teori dan berlatih di bengkel. Saya ingin hasil terbaik,” sebutnya.
Tak hanya itu, meski sempat merasa tegang, dukungan dosen dan teman-teman membuatnya lebih percaya diri. Kalau sudah terjun langsung di lapangan, kita jadi lebih paham kesalahan mana yang harus dihindari,” harapnya.
