Polman Negeri Babel Laksanakan Sidang PA 2025, 227 Judul Diujikan Mahasiswa
Suasana kampus Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Babel) tampak lebih dinamis dari biasanya. Sejak tanggal 7 hingga 11 Juli 2025, Tim Komisi Proyek Akhir menyelenggarakan sidang Proyek Akhir (PA) yang diikuti oleh ratusan mahasiswa dari berbagai program studi.
Sidang Proyek Akhir ini merupakan salah satu tahapan penting yang harus dilalui mahasiswa tingkat akhir sebelum dinyatakan lulus. Tahun ini, total sebanyak 352 mahasiswa terdaftar sebagai peserta sidang, membawa serta 227 judul proyek yang mencerminkan beragam inovasi di bidang manufaktur dan teknologi.

Mahasiswa yang mengikuti sidang berasal dari dua jenjang pendidikan, yakni Diploma III dan Diploma IV. Program studi yang terlibat meliputi Prodi Elektronika, Teknik Perancangan Mekanik, serta Perawatan dan Perbaikan Mesin untuk jenjang D-III. Sementara pada jenjang D-IV, terdapat Prodi Teknik Mesin dan Manufaktur, Elektronika, Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL), dan Teknologi Rekayasa Perancangan Manufaktur (TRPM).
Ketua Komisi Proyek Akhir, Muhammad Yunus, M.T., saat dikonfirmasi pada Jumat (11/07/2025), menyampaikan bahwa pelaksanaan sidang berjalan lancar. Ia menuturkan mahasiswa sangat bersemangat karena sidang ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan hasil kerja keras selama satu semester terakhir. Jumlah peserta tahun ini mencapai 352 mahasiswa dengan total 227 judul. Setiap judul mewakili upaya mahasiswa dalam merancang, membuat, hingga menguji solusi teknis dari permasalahan nyata di bidangnya,” ucapnya.

Lebih lanjut, Yunus menambahkan bahwa sidang Proyek Akhir merupakan agenda rutin tahunan yang sudah terjadwal dalam kalender akademik. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi akademik, tetapi juga bentuk nyata dari penerapan ilmu di dunia industri.
“Setiap tahun kami laksanakan dengan pola yang sudah disempurnakan dari tahun ke tahun. Proyek yang diajukan mahasiswa juga semakin bervariasi dan kontekstual dengan kebutuhan teknologi saat ini,” imbuhnya.

Namun demikian, tidak semua mahasiswa dapat mengikuti sidang pada jadwal utama. Yunus menyebutkan bahwa akan ada sidang susulan bagi mahasiswa yang berhalangan dengan alasan tertentu, dan jadwalnya akan ditentukan kemudian," sebutnya.
Dengan jumlah peserta yang cukup besar, sidang Proyek Akhir tahun ini menjadi momentum penting untuk menampilkan potensi lulusan Polman Babel sebagai tenaga profesional siap kerja. Tidak hanya menguji kemampuan teknis, proses ini juga menjadi tolok ukur kesiapan mental dan komunikasi para mahasiswa," pungkasnya.
Diharapkan, hasil dari sidang ini dapat mendorong mahasiswa untuk terus berinovasi, sekaligus memperkuat kontribusi Polman Babel dalam mencetak sumber daya manusia unggul di bidang vokasi dan teknologi manufaktur," tutupnya.
