13 Judul Lolos, Penelitian dan Pengabdian Dosen Polman Negeri Babel Dapat Suntikan Dana
Sebanyak 13 dosen dari Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Babel) berhasil lolos dalam program pendanaan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat tahun anggaran 2025 yang digulirkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Keberhasilan ini mencakup dua kategori utama, yaitu Penelitian sebanyak 9 judul dan Pengabdian kepada Masyarakat dengan 4 judul. Hal ini menjadi hasil dari dosen-dosen Polman Babel dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan menjawab kebutuhan masyarakat melalui karya yang aplikatif dan berdampak langsung.
Dalam kategori penelitian, beberapa nama dosen yang turut serta antara lain Hasdiansah, M.Eng., Dr. Ilham Ary Wahyudie, M.T., Indah Riezky Pratiwi, M.Pd., Indra Dwisaputra, M.T.,M.Galy Njoman Ari Pribowo.,M.M., Ni Luh Eta Yuspita.,M.Si., Peprizal.,M.Pd.T., Tri Agusti Farma.,M.Kom., hingga Yuke Mareta Ariesta Sandra, M.Si. Kesembilan judul penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi besar terhadap penguatan bidang vokasi dan pengembangan industri lokal.
Sementara itu, dalam kategori Pengabdian kepada Masyarakat, empat judul berhasil memperoleh pendanaan dengan dosen pelaksana yakni Riki Afriansyah, M.T., Robert Napitupulu, M.T., Yudi Oktriadi, M.Eng., serta Yuliyanto, M.T. Program-program ini menyasar pada solusi nyata terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat, khususnya di Bangka Belitung.

Saat ditemui pada Selasa (03/06/2025), Ketua Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3KM) Polman Babel, Indra Dwisaputra, M.T., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas capaian para dosen tahun ini. Ini bukan hanya tentang dana, tetapi tentang kepercayaan dan tanggung jawab untuk terus menghasilkan karya yang berdampak luas,” sebutnya.
Indra menyebutkan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari proses panjang pembinaan proposal, bimbingan teknis, serta penguatan kapasitas dosen dalam penyusunan program riset dan pengabdian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia industri," imbuhnya.
Sebagian besar topik yang diangkat juga berkaitan erat dengan pengembangan teknologi dan inovasi produk lokal. Ini menjadi kekuatan utama yang membuat proposal dosen Polman Babel kompetitif di tingkat nasional,” tambahnya.
Ia juga menuturkan bahwa keberhasilan ini akan menjadi pemicu semangat bagi dosen-dosen lain untuk aktif dalam kegiatan riset dan pengabdian sehingga dapat mendorong sinergi lintas program studi, agar karya yang dihasilkan benar-benar interdisipliner dan aplikatif,” jelasnya.
Dengan capaian ini, institusi vokasi yang tak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga aktif dalam kontribusi nyata bagi masyarakat melalui riset dan inovasi," ungkap Indra.
