Asah Ide Kreatif, Polman Negeri Babel Dorong Mahasiswa Aktif di PKM
Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Babel) kembali menggelar kegiatan inspiratif melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang berlangsung selama dua hari, pada Rabu dan Kamis (21-22 Mei 2025) di Gedung Aula Kampus Utama.
Kegiatan ini menjadi ajang penting dalam mendorong inovasi dan pengembangan diri mahasiswa lintas angkatan, mulai dari tingkat 1 hingga 3. Para peserta tampak semangat mengikuti rangkaian acara yang dikemas interaktif dan aplikatif.
PKM merupakan wadah strategis untuk menggali potensi mahasiswa dalam bidang penelitian, kewirausahaan, pengabdian kepada masyarakat, teknologi tepat guna, hingga karya cipta. Kegiatan ini diharapkan melahirkan ide-ide kreatif yang dapat dikembangkan menjadi proyek unggulan.
Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Eko Sulistyo, M.T., hadir langsung sebagai pemateri utama. Ia memberikan pemaparan mendalam terkait peran aktif mahasiswa dalam menyusun proposal PKM yang berkualitas serta strategi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktsaintek)
"Mahasiswa Polman Babel harus berani mencoba dan tidak takut gagal. PKM ini bukan hanya tentang menang, tapi tentang proses belajar dan keberanian dalam menuangkan ide," ucapnya.
Eko juga membagikan berbagai tips teknis dalam penulisan proposal yang baik, serta bagaimana menyampaikan gagasan secara meyakinkan di hadapan reviewer. Ia menekankan pentingnya sinergi antara dosen pembimbing dan mahasiswa.
Selain pemaparan materi, sesi tanya jawab dan diskusi terbuka turut menjadi bagian menarik dalam kegiatan ini. Mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengulas ide masing-masing dan mendapatkan masukan langsung dari para pemateri.
"Harapan saya, melalui PKM ini akan lahir mahasiswa-mahasiswa tangguh yang siap bersaing di tingkat nasional, bahkan internasional," imbuhnya.
Kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting dalam menumbuhkan budaya riset dan inovasi di kalangan mahasiswa Polman Babel. PKM bukan hanya program tahunan, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan dalam mencetak generasi kreatif dan solutif.
