Mau Kuliah di Amerika, Polman Negeri Babel dengan Education USA Buka Jalan bagi Mahasiswa
Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Babel) menerima kunjungan Lilis Su’adah, EducationUSA Adviser, dalam sebuah sesi berbagi wawasan mengenai peluang studi di Amerika Serikat, Rabu (26/02/2025).
Kehadiran Lilis disambut oleh mahasiswa, dosen, serta Wakil Direktur I Polman Babel, Irwan, Ph.D. yang bertempat di ruang presentasi, acara ini menghadirkan berbagai informasi materi yang mendalam mengenai jalur pendidikan di AS, beasiswa yang tersedia, serta strategi untuk memenuhi persyaratan akademik. Mahasiswa yang hadir tampak aktif mengajukan pertanyaan seputar peluang dan tantangan kuliah di luar negeri.
Dalam pemaparannya, Lilis menerangkan bahwa Amerika Serikat menawarkan berbagai skema pendanaan bagi pelajar internasional, mulai dari beasiswa pemerintah, institusi pendidikan, hingga bantuan dari sektor swasta," katanya.
“Kesempatan ini terbuka luas, yang terpenting adalah kesiapan akademik dan keberanian untuk mencoba,” ujarnya.
Selain itu, ia juga membagikan tips mengenai persiapan dokumen aplikasi, seperti surat rekomendasi, motivation letter, dan skor tes bahasa Inggris seperti TOEFL atau IELTS. “Banyak mahasiswa ragu untuk mendaftar karena merasa persaingannya ketat, padahal dengan strategi yang tepat, peluang diterima bisa lebih besar,” tambahnya.
Sesi ini semakin menarik dengan adanya kisah inspiratif dari alumni yang telah berhasil menempuh studi di berbagai universitas ternama di AS. Mereka berbagi pengalaman tentang adaptasi budaya, sistem pendidikan, hingga peluang kerja setelah lulus.

Selaku Wakil Direktur I, Irwan, Ph.D., menuturkan inisiatif EducationUSA dalam membuka wawasan mahasiswa Polman Babel terhadap studi internasional. “Kami berharap semakin banyak mahasiswa yang berani mengambil langkah besar untuk belajar di luar negeri dan membawa ilmu serta pengalaman kembali ke Indonesia,” imbuhnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Polman Babel semakin termotivasi untuk mengeksplorasi kesempatan belajar di luar negeri. “Jangan ragu untuk bermimpi besar, karena kesempatan itu ada bagi siapa saja yang mau berusaha,” pungkas Irwan.

Sesi diskusi ditutup dengan foto bersama serta pembagian materi informasi lebih lanjut mengenai studi di Amerika Serikat. Mahasiswa yang tertarik pun diajak untuk berkonsultasi lebih lanjut melalui layanan Education USA.
