Raih Medali Emas, Mahasiswa Polman Negeri Babel Bersaing di NSMO 2025
Awal semester III menjadi momen istimewa bagi Program Studi Sarjana Terapan Teknik Rekayasa Perangkat Lunak Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Babel). Dua mahasiswa berhasil mengharumkan nama kampus dengan meraih prestasi gemilang di ajang bergengsi National Science and Mathematics Olympiad (NSMO) 2025.
Kebanggaan itu diraih oleh Nella Aprilia dan Muthiiah Rahmah yang sukses membawa pulang medali emas. Perlombaan yang digelar secara daring ini diikuti ratusan peserta dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Di balik keberhasilan tersebut, Senin (19/08/2025) Dosen pembimbing, Riki Afriansyah, M.T., mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian kedua mahasiswa tersebut. Kerja keras mereka akhirnya membuahkan hasil. Ini bukti bahwa usaha tidak pernah mengkhianati hasil,” ucapnya.
Riki menjelaskan pembinaan telah dilakukan sejak lama melalui latihan intensif, disiplin waktu, dan motivasi berkelanjutan.
“Konsistensi menjadi kunci dalam membentuk mental dan kemampuan mahasiswa agar siap menghadapi kompetisi nasional,” tambahnya.
Sementara itu, Nella Aprilia menuturkan alasannya tertarik mengikuti ajang NSMO. Baginya, kompetisi ini bukan sekadar lomba, tetapi juga wadah untuk menguji kemampuan sekaligus menambah pengalaman baru," pungkasnya.
Meski begitu, Nella mengakui banyak tantangan yang harus dilalui, baik saat persiapan maupun ketika perlombaan berlangsung. Soal-soalnya menuntut pemikiran cepat dan strategi tepat. Tapi berkat kerja sama tim dan arahan dosen pembimbing, semua bisa terlewati,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Nella menyampaikan rasa syukurnya atas dukungan kampus dan keluarga yang terus memberikan semangat. Ia menilai dukungan moral menjadi energi besar untuk tetap percaya diri meski bersaing dengan mahasiswa dari kampus ternama," imbuhnya.
Hal senada disampaikan Muthiiah Rahmah. Ia menilai keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Polman Babel mampu bersaing di level nasional.
“Semoga prestasi ini bisa memicu semangat kompetisi bagi mahasiswa lainnya,” ujarnya.
Menutup ceritanya, Muthiiah memberikan pesan motivasi untuk rekan-rekan mahasiswa. Jangan takut mencoba dan berkompetisi. Dari kompetisi kita belajar banyak hal, bukan hanya soal menang atau kalah, tapi juga pengalaman berharga yang membentuk diri kita lebih baik,” terangnya.
