Mahasiswa TRPL Polman Negeri Babel Ikuti Program Pelatihan Bahasa Mandarin di Taiwan
Salah satu mahasiswa Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Babel) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Nitalia, mahasiswa semester 8 dari Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL), berhasil lolos dalam program International Talent Circulation Base (Taiwan-Indonesia) untuk mengikuti pelatihan mengajar bahasa Mandarin di Taiwan.
Program pelatihan ini berlangsung selama satu minggu, dimulai dari tanggal 5 hingga 13 Juli 2025. Diselenggarakan oleh lembaga kerja sama Taiwan-Indonesia, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengajaran guru bahasa Mandarin di basis luar negeri, termasuk di Indonesia.
Kursus ini dirancang secara intensif dengan pendekatan analisis praktis dan berbagi pengalaman dari para pengajar profesional. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu mengembangkan kemampuan mengajar yang komprehensif serta menyesuaikan metode pembelajaran dengan tren terkini.
Dikonfirmasi Jum'at (18/07/2025), Ketua Jurusan Informatika dan Bisnis, Yang Agita Rindri, M.Eng., menyampaikan rasa bangganya terhadap prestasi yang diraih oleh Nitalia. Ia menuturkan bahwa Nitalia mendapatkan kesempatan ini melalui rekomendasi dari tempat magangnya.
"Dia memang memiliki kualitas pribadi dan akademik yang sangat baik. Tidak heran jika pihak magangnya memberikan kepercayaan penuh hingga memberinya beasiswa untuk mengikuti pelatihan ini," ucapnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa pencapaian ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan potensi diri, baik di dalam maupun luar negeri," sebutnya.
Sementara itu, Nitalia mengaku sangat bersyukur dan bangga bisa menjadi bagian dari program internasional ini. Ia mengatakan bahwa pelatihan tersebut membuka wawasannya dalam memahami budaya pengajaran lintas negara.
"Selain belajar teknik mengajar, saya juga belajar memahami pendekatan yang digunakan dalam pendidikan bahasa Mandarin di Taiwan. Ini sangat menambah bekal saya jika suatu saat ingin menjadi pengajar profesional," ungkapnya.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada dosen pembimbing, pihak kampus, dan tempat magang yang telah mendukungnya hingga bisa lolos seleksi program bergengsi ini. Bagi saya, belajar tidak boleh berhenti. Kita harus terus belajar, berkembang, dan siap menghadapi peluang di masa depan,” pungkasnya.
