Dosen Polman Negeri Babel Tingkatkan Kompetensi Lewat RCC Asesor di LSP P-1
Sebanyak 17 dosen dari berbagai jurusan di Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Babel) mengikuti kegiatan Recognition Current Competency (RCC) Asesor Kompetensi yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P-1. Acara berlangsung pada 2-4 Desember 2024 di Gedung Kuliah Bersama, Polman Babel.
Kegiatan ini menghadirkan dua Master Asesor dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), yakni Rachmad Sugiayanto dan Osvian Putra, yang bertugas menguji kemampuan para peserta. Para dosen yang mengikuti kegiatan ini diharapkan dapat memenuhi standar kompetensi asesor sesuai dengan kualifikasi BNSP.

Wakil Direktur 1 Polman Babel, Irwan, Ph.D., memberikan sambutan pembuka pada hari pertama kegiatan. Dalam sambutannya, Irwan menyampaikan apresiasi atas kesediaan para dosen untuk mengikuti kegiatan ini. Proses RCC ini menjadi salah satu langkah penting dalam memastikan kualitas sertifikasi yang diberikan oleh LSP P-1 Polman Babel tetap terjaga dan diakui secara nasional,” tuturnya.
Ia juga berharap, dengan keterlibatan dosen dalam RCC ini, kampus Polman Babel dapat mencetak lebih banyak tenaga asesor berkualitas.
“Semoga hasil dari kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi asesor, tetapi juga memperluas cakupan layanan sertifikasi di Polman Babel,” tambahnya.
Salah satu peserta RCC, Indra Dwisaputra, M.T., mengungkapkan pengalaman dan tantangannya selama mengikuti kegiatan ini. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena dengan adanya sertifikat kompetensi sebagai Asesor memberikan peluang bagi kami untuk menguji kompetensi mahasiswa dan masyarakat,” ujarnya.
Indra juga menyoroti pentingnya peran sebagai asesor, kita harus benar-benar memahami kebutuhan industri dan memastikan bahwa lulusan yang kita sertifikasi memiliki kompetensi yang diakui dan relevan dengan dunia kerja,” jelasnya.
Ia berharap, setelah melalui proses RCC ini, para dosen Polman Babel dapat menjadi asesor yang lebih profesional. “Dengan meningkatnya jumlah asesor kompeten, Polman Babel bisa menjadi pusat sertifikasi unggulan di Bangka Belitung,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Master Asesor BNSP, Rachmad Sugiayanto, menekankan pentingnya peran dosen dalam menjaga kualitas sertifikasi. Dosen Polman Babel memiliki potensi besar untuk menjadi asesor yang andal. Proses RCC ini adalah langkah penting untuk memastikan standar pengujian yang lebih baik,” katanya.
Rachmad juga memberikan dorongan kepada para peserta selama sesi pengujian. “Kami di sini bukan hanya untuk menguji, tetapi juga untuk memberikan pembinaan dan motivasi kepada dosen agar siap menghadapi tantangan sebagai asesor,” tambahnya.
Ia menyatakan keyakinannya bahwa Polman Babel mampu menjadi role model dalam pengembangan LSP di lingkungan perguruan tinggi.
“Dengan dukungan institusi dan semangat dari para dosen, saya yakin Polman Babel dapat menghasilkan asesor-asesor kompetensi yang diakui secara nasional,” tegas Rachmad.
Kegiatan RCC ini tidak hanya menjadi ajang uji kompetensi, tetapi juga wadah berbagi pengalaman dan pengetahuan antara dosen dan master asesor. Para peserta mengaku mendapatkan banyak wawasan baru, terutama dalam penerapan standar kompetensi di lapangan.
Dengan berakhirnya kegiatan pada 4 Desember, terlihat Dosen Polman Babel semakin optimis dapat memperluas perannya dalam dunia pendidikan vokasi dan sertifikasi profesi di Indonesia.
“Kami berharap Dosen Polman Babel dapat memberikan kontribusi terbaik untuk mencetak tenaga kerja yang kompeten dan berdaya saing global,” pungkasnya.
