Rayakan Dies Natalis ke-32 di Kampus Baru BBIS, Polman Negeri Babel Perkuat Semangat Menghadapi Tantangan Teknologi
Tidak kalah meriah dari tahun-tahun sebelumnya, peringatan Dies Natalis ke-32 Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung kali ini diselenggarakan di Kampus BBIS, Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Budidaya Perikanan, Desa Tutut, Rabu (14/10/2026).
Meski berlangsung di lokasi berbeda dari kampus sebelumnya di Air Kantung, perayaan tersebut tetap dihadiri dan diramaikan seluruh pegawai serta mahasiswa Polman Negeri Babel. Suasana kebersamaan semakin terasa melalui prosesi pemotongan nasi tumpeng sebagai bagian dari peringatan hari jadi institusi pendidikan vokasi.
Dalam kesempatan itu, Direktur Polman Negeri Babel, I Made Andik Setiawan, Ph.D., menyampaikan pesan mengenai tantangan dunia pendidikan yang semakin berkembang seiring pesatnya kemajuan teknologi dengan perkembangan teknologi menuntut para akademisi untuk terus beradaptasi agar mampu mengikuti perubahan dalam proses pembelajaran,"paparnya.
Ia menegaskan, dosen perlu meningkatkan kemampuan dan memperbarui pengetahuan mengenai teknologi agar tidak tertinggal dalam perkembangan metode pembelajaran. Hal ini penting karena mahasiswa juga harus dibekali pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan zaman.
“ Yang paling utama, kalangan dosen harus upgrade dengan teknologi. Sebab, jika tidak mengikuti perkembangan, bisa saja tertinggal dalam aktivitas pembelajaran dan penyampaian ilmu ke mahasiswa,” ujarnya.

lanjutnya, mengingatkan agar dosen memastikan mahasiswa benar-benar memahami materi yang diajarkan sebab proses pembelajaran harus mampu memberikan pengetahuan yang dapat dipahami dan diterapkan oleh mahasiswa dan jangan sampai mahasiswa tidak tahu karena dosen pengajarnya juga belum menguasai. Mahasiswa harus diajarkan agar bisa memahami dan mengetahui ilmu yang diberikan,” ungkapnya.
Di sisi lain, jabatan direktur merupakan amanah yang memiliki tanggung jawab tersendiri. Ia mengutarakan, apabila nantinya tidak lagi menjabat sebagai direktur, dirinya akan kembali menjalankan tugas sebagaimana dosen pada umumnya sebagai mengajar dan bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku," jelasnya.
Perlu disadari, harus memahami tidak semua usulan pegawai dapat langsung direalisasikan karena terdapat sejumlah kebutuhan dan persoalan yang harus diprioritaskan berdasarkan tingkat urgensinya.
“ Terkadang ada usulan dari pegawai yang mohon maaf belum bisa terpenuhi karena masih ada persoalan lain yang lebih mendesak,” kesannya.
Tak hanya itu, mengajak seluruh pegawai untuk bekerja dengan niat yang tulus dan ikhlas, tanpa harus mengharapkan pujian atau pengakuan dari orang lain dan harus menjaga sikap, bekerja dengan baik, serta menghargai setiap tanggung jawab yang diberikan.
“ Bekerjalah dengan niat ikhlas. Seluruh pegawai tidak perlu menunggu dilihat orang lain untuk berbuat baik. Yang pasti, Allah SWT mengetahui apa yang kita kerjakan, baik maupun buruk. Apa yang kita tanam, itulah yang akan kita tuai,” tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, peringatan Dies Natalis ke-32 Polman Negeri Babel juga diisi dengan penyampaian ucapan selamat purna bakti ke Bowo Kristanto dengan pemberian piagam penghargaan atas pengabdian dan jasa yang telah diberikan selama bekerja di Polman Negeri Babel," tambahnya.
Di balik, perayaan bertambahnya usia institusi dan tetap pengingat seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kompetensi, menjaga kebersamaan, dan mengabdi dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan Polman Negeri Babel," ungkap I Made.
