Ngobrol Asyik di Podcast Polman Negeri Babel, Bongkar Rahasia Teknik Perancangan Mekanik
Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Babel) kembali menghadirkan inovasi dalam berbagi informasi seputar program studinya. Kali ini, melalui sebuah podcast santai namun penuh wawasan, Program Studi Diploma III Teknik Perancangan Mekanik (TPcM) menjadi sorotan utama.
Acara ini digelar pada Kamis (13/03/2025) dan dipandu oleh Lamia Eva Rin, MBA, yang berbincang langsung dengan Kepala Program Studi TPcM, Muhammad Harisah Amrullah, M.Eng., atau yang akrab disapa Ayit.
Dalam perbincangan yang hangat dan penuh insight, Ayit menjelaskan secara mendalam mengenai Teknik Perancangan Mekanik, termasuk peran pentingnya dalam industri manufaktur. Teknik Perancangan Mekanik berfokus pada pengembangan desain produk, analisis kekuatan material, hingga implementasi teknologi manufaktur dalam proses produksi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ayit juga mengupas perbedaan antara jenjang Diploma dan Sarjana. Menurutnya, pendidikan Diploma III lebih menekankan keterampilan praktis dengan komposisi 70% praktik dan 30% teori.
“Lulusan Diploma III di Polman Babel sudah dibekali keterampilan yang siap diterapkan langsung di dunia industri,” tambahnya.
Podcast ini juga mengupas berbagai keunggulan yang dimiliki oleh Program Studi TPcM. Salah satunya adalah sistem pembelajaran berbasis proyek dan keterlibatan mahasiswa dalam berbagai kompetisi teknik nasional maupun internasional.
“Kami terus mendorong mahasiswa untuk aktif dalam proyek-proyek inovatif, sehingga saat lulus mereka tidak hanya siap kerja tetapi juga memiliki pengalaman yang kompetitif,” ucapnya.
Selain itu, TPcM Polman Babel telah mengantongi akreditasi unggul, yang menegaskan kualitas pendidikan dan daya saing lulusannya. Keunggulan ini semakin diperkuat dengan adanya kolaborasi industri yang memungkinkan mahasiswa mendapatkan pengalaman kerja sejak dini.
Menariknya, podcast ini juga membahas tantangan dan peluang lulusan TPcM dalam dunia kerja. Menurut Ayit, lulusan program ini banyak terserap di berbagai sektor industri, mulai dari manufaktur, otomotif, hingga perancangan produk berbasis teknologi tinggi.
“Banyak alumni kami yang saat ini berkarier di perusahaan besar, bahkan ada yang melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi,” ujarnya.
Di sela-sela obrolan, Ayit juga menekankan pentingnya interpersonal skill bagi mahasiswa TPcM. “Kemampuan teknis memang utama, tapi soft skill seperti komunikasi, kerja tim, dan problem-solving juga sangat penting dalam dunia kerja,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Tim Podcast Polman Babel, Olan Romdhani, S.E., saat ditemui pada Jumat (14/03/2025), mengungkapkan bahwa kegiatan ini mendapat respons positif dari mahasiswa dan calon mahasiswa yang tertarik mendalami dunia perancangan mekanik. Menurutnya, format diskusi yang santai namun tetap informatif membuat topik yang dibahas lebih mudah dipahami, sekaligus membuka wawasan tentang prospek program studi ini," tuturnya.
"Melalui acara seperti ini, Polman Babel terus menghadirkan informasi yang transparan dan menarik bagi masyarakat. Kami berharap podcast ini menjadi jembatan bagi calon mahasiswa untuk lebih mengenal dunia teknik perancangan mekanik serta memilih jalur pendidikan yang sesuai dengan passion dan kebutuhan industri," ujarnya.
Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi dan tuntutan industri, lulusan Teknik Perancangan Mekanik diharapkan mampu menjadi inovator dan problem solver di dunia manufaktur.
"Olan menambahkan, podcast ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan vokasi memiliki peran strategis dalam mencetak tenaga kerja yang berkompeten," jelas Olan.
