Bawa Inovasi Kompos Organik ke Malang, Tim Bestari Saintek Polman Negeri Babel Tampil di Living Lab Summit 2026
Tim Bestari Saintek Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung mengikuti kegiatan diseminasi dalam rangkaian Living Lab Summit 2026 dalam Meretas Masa Depan Arah Baru Sains dan Teknologi Berbasis Dampak Sosial yang dikemas oleh Seminar Nasional dan Pameran Living Lab berlangsung di Auditorium Panthita Majapahit, Universitas Brawijaya, Malang, Jum'at (30/10/2026)
Tim periset diketuai Mahmudin, S.P., M.Si yang didampingi anggota tim Hendrik Ali, S.T., M.M., Nur Khasanah, S.P., M.Si., Irwan, S.ST., M.Sc., Ph.D., Deni Pratama, S.P., M.Si., Dr. Ilham Ary Wahyudie, S.S.T., M.T., dan Andyka, S.E.
Saat diwawancarai, Senin (02/11/2026) Mahmudin.,M.Si., menjelasakan menggikuti seminar untuk mendalami program Direktorat Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi (Dit. Minat Saintek), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), dengan pendanaan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP)," terangnya.
Setelah melewati berbagai tahapan, harus menjembatani hasil riset perguruan tinggi agar pengembangan di lingkungan akademik, bisa diimplementasikan dan memberikan dampak langsung ke masyarakat.
" Menghasilkan penelitian dan inovasi perguruan tinggi dalam berbagai tantangan di masyarakat antara akademisi, industri, pemerintah, startup, dan kelompok masyarakat," jujurnya.

Lanjutnya, tim menampilkan salah satu produk hasil pengembangan program Kompos Organik ANW yang dikembangkan dengan Startup Kompos Organik ANW berlokasi di Desa Kimak, Kabupaten Bangka dan produk ini mengimplementasi hasil riset berupa mengintegrasikan pengembangan teknologi pengolahan limbah organik, inovasi produksi pupuk organik, serta pemanfaatannya untuk mendukung reklamasi lahan bekas tambang timah," ujarnya.
Selain menampilkan produk, tim mempresentasikan perkembangan pelaksanaan Program Bestari Saintek yang saat ini masih berlangsung dengan pemaparan mencakup pengembangan sistem produksi kompos organik, penerapan teknologi monitoring proses fermentasi berbasis Internet of Things (IoT), serta pengujian efektivitas kompos organik pada tanaman jagung dan sorgum di lahan bekas tambang timah.
" Yang terkesan tahapan penelitian untuk mengevaluasi potensi kompos organik dalam memperbaiki kualitas tanah dan mendukung pertumbuhan tanaman pada lahan reklamasi," tandasnya.
Berhasil mencapai, keikutsertaan Tim Bestari Saintek Polman Babel dalam Living Lab Summit 2026 agar memperkenalkan hasil inovasi sekaligus memperluas diseminasi pengetahuan dan teknologi kepada akademisi, peneliti, praktisi, industri, serta para pemangku kepentingan sekaligus membuka peluang pemanfaatan lahan untuk kegiatan pertanian produktif guna memperkuat ketahanan pangan," akuinya.
