Berani Keluar dari Zona Nyaman, Mahasiswa Polman Negeri Babel Raih Prestasi di UBB Language Competition 2026
Mahasiswa Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung menorehkan prestasi dalam kompetisi Language Competition 2026 diselenggarakan Universitas Bangka Belitung (UBB) berhasil meraih juara III kategori Speech Contest dan juara harapan I kategori Grammar Challenge.
Kompetisi yang berlangsung babak penyisihan 22–26 Oktober dan babak final 27 Oktober 2026 yang diikuti peserta dari berbagai perguruan tinggi, Universitas Bangka Belitung, ISB Atma Luhur, Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, Universitas Pertiba, Institut Citra Internasional, serta IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung.
Saat ditemui, Kamis (29/10/2026) Prestasi diraih Dava Aditya, mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Teknik Elektronika memperoleh juara III kategori Speech Contest mengungkapkan kompetisi ini berharga untuk melatih kemampuan berbicara di depan umum sekaligus menguji keberanian dan kepercayaan dirinya walaupun tantangan terbesar harus membagi waktu antara tugas kuliah dan persiapan lomba dan tetap berusaha memanfaatkan waktu luang untuk berlatih agar dapat tampil lebih baik di hadapan para juri dan peserta lainnya," terangnya
Awalnya merasa gugup, terutama ketika melihat banyak orang dan harus tampil di atas panggung namun setelah mulai berbicara, rasa gugup itu masih bisa dikendalikan dan tidak menyangka bisa meraih juara III karena peserta lainnya memiliki kemampuan yang bagus,” ungkapnya.
Dava menambahkan, pengalaman mengikuti kompetisi memberikan pelajaran penting bahwa keberanian untuk mencoba dalam meraih prestasi karena tidak perlu terlalu khawatir terhadap hasil akhir sebelum berani mengambil kesempatan untuk berkompetisi.
“ Bagi teman-teman mahasiswa yang tertarik mengikuti lomba, jangan takut mencoba, kita tidak akan tahu hasilnya sebelum berusaha yang terpenting berani dan memberikan kemampuan terbaik,” tuturnya.
Lanjutnya, dukungan Polman Babel selama proses persiapan hingga pelaksanaan kompetisi dapat pendampingan pembina, latihan, serta fasilitas transportasi sehingga mahasiswa dapat mengikuti perlombaan tanpa harus mengeluarkan biaya perjalanan secara mandiri," akuinya.

Sementara itu, prestasi lainnya diraih Rizka Layla Ramadhani, mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak memperoleh juara harapan I kategori Grammar Challenge berkomentar pengalaman yang menantang sekaligus berkesan karena harus bersaing dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi, termasuk mahasiswa yang memiliki latar belakang pendidikan bahasa Inggris," imbuhnya.
Menurut Rizka, keterbatasan latar belakang pendidikan di bidang teknik bukanlah penghalang untuk mempelajari dan menguasai tata bahasa Inggris yang memiliki peluang untuk berprestasi di bidang bahasa.
“ Mahasiswa teknik tidak dituntut unggul dalam coding dan logika, tetapi perlu mengembangkan kemampuan komunikasi global dan penguasaan bahasa asing asalkan jangan ragu untuk keluar dari zona nyaman dan mencoba hal-hal baru,” tegasnya.
Selain itu, Dosen pembina, Shanty Dwi Krishnaningsih, M.Hum., menyampaikan terimakasih mahasiswa Polman Babel yang berpartisipasi dalam UBB Language Competition 2026, baik yang berhasil meraih penghargaan maupun yang belum memperoleh kemenangan dan kompetisi serupa dapat meningkat pada masa mendatang.
" Karena sekitar 2.000 mahasiswa aktif PolmanBabel, baru delapan mahasiswa yang berpartisipasi dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh UPA Bahasa UBB," harapnya.
Ia juga mendorong mahasiswa yang sudah menang maupun yang belum menang, tetaplah semangat untuk mengikuti kompetisi tahun depan dan persiapkan diri dengan lebih baik agar dapat memberikan hasil yang maksimal,” Instruksinya.
