Tim Berdikari Polman Negeri Babel Tingkatkan Kompetensi Pelaku Perikanan melalui Program Pelatihan
Hotel Novila menjadi pusat kegiatan pembekalan pengetahuan bagi para pelaku perikanan, Kamis (20/11/2025) Tim Berdikari mengadakan pelatihan komprehensif bagi mitra binaannya yang meliputi sistem budidaya perikanan, pelatihan proses pemasaran, proses pengelolaan usaha dan manajemen pengeloaan karyawan.
Pelatihan tersebut diikuti oleh 40 peserta, terdiri dari anggota Pokdakan Tarakan Maju Bersama, perwakilan SMKN 4 Pangkalpinang, Dinas Perikanan Kabupaten Bangka, hingga para peneliti dari Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Babel). Suasana sejak pagi terlihat tingginya minat peserta untuk memperdalam pengetahuan seputar perikanan.
Untuk memperkaya materi, panitia menghadirkan tiga narasumber berkompeten enterpreneur (pelaku usaha) Dr. Zamzani, S.Sos., M.A.,Kepala UPTD Laboratorium Pengujian dan Penerapan Mutu Hasil Perikanan Robani Juhar, S.Pi., M.Si., dan Analis Akuakultur Ahli Muda Dinas Perikanan Kabupaten Bangka Sujono, S.Pi. Ketiga ahli tersebut memberikan pemaparan mulai dari strategi pemasaran, teknis budidaya, hingga pengelolaan usaha berbasis kebutuhan pasar.

Sebagai narasumber pertama, Dr. Zamzani, S.Sos., M.A., memaparkan materi tentang proses pengelolaan usaha dan manajemen pengelolaan karyawan dengan pentingnya perencanaan bisnis yang matang, pengaturan sumber daya manusia, serta kemampuan adaptasi terhadap perubahan kebutuhan pasar," ucapnya.
Tak hanya itu, Dr. Zamzani menuturkan keberhasilan usaha budidaya tidak hanya ditentukan oleh kualitas hasil panen,
"harus memahami detail manajemen internal yang baik serta penguasaan strategi pengembangan usaha yang berkelanjutan," sebutnya.
Berbeda dengan narasumber lainnya, Robani Juhar, S.Pi., M.Si., membawakan materi mengenai manajemen pemasaran dalam berbagai teknik pemasaran modern yang dapat diterapkan oleh pelaku usaha perikanan, termasuk pentingnya penguatan branding produk lokal," akuinya.

Lanjut Robani, ia menyebutkan pelaku usaha perlu memahami tren pasar serta memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pemasaran dan strategi pemasaran yang tepat akan menjadi kunci peningkatan daya saing produk perikanan daerah," ungkapnya.
Sementara itu, narasumber ketiga, Sujono, S.Pi., menyoroti aspek teknis budidaya dengan penerapan standar operasional dalam setiap proses budidaya, mulai dari pemilihan bibit, kualitas air, pakan, hingga mitigasi risiko terhadap penyakit ikan," tandasnya.

Saat dikonfirmasi ulang, Kamis (27/11/2025) Ketua Tim Berdikari, Eko Sulistyo, M.T., mengatakan program ini memiliki dampak jangka panjang bagi perkembangan sektor perikanan daerah dan pelatihan seperti ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kapasitas masyarakat dalam membangun usaha yang lebih mandiri.
“Program ini sangat penting karena memberikan pemahaman menyeluruh, mulai dari teknik budidaya hingga strategi pemasaran yang sesuai kebutuhan daerah serta para peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dan mengembangkan usaha perikanannya dengan lebih profesional,” pungkasnya.
Dengan terselenggaranya pelatihan ini, Tim Berdikari berharap kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan pelaku usaha dapat terus diperkuat, sehingga ekosistem perikanan lokal mampu berkembang lebih inovatif, produktif, dan berdaya saing," terangnya.
