Atasi Penyakit dan Hama Lada, Dosen Polman Negeri Babel Teliti Pengembangan Bakteri Endofit
Dosen Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung melakukan penelitian persoalan penyakit dan hama masih menjadi tantangan dalam budidaya tanaman lada di Bangka Belitung di kebun PT Cinquer Agro Nusantara (PT CAN), Desa Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Kamis (13/08/2028).
Penelitian ini melibatkan tiga dosen Polman Babel, Lesta, S.P., M.Si., Lamia Eva Rini, M.B.A., dan Riski Meliya N., S.P., M.Si. dalam membahas pengelolaan tanaman lada melalui Focus Group Discussion (FGD) sebagai bagian dari upaya mengidentifikasi berbagai persoalan yang dihadapi dalam budidaya komoditas lada di Bangka Belitung.
Saat meninjau perkembangan penelitian, Rabu (26/08/2026), Ketua Tim Peneliti Lesta, S.P., M.Si., menjelaskan salah satu persoalan yang menjadi perhatian penyakit kuning menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian dalam keberlanjutan budidaya lada

Ia menerangkan, penelitian dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari aklimatisasi, pelabelan, pemeliharaan fisik bibit lada, inokulasi bakteri endofit, hingga monitoring untuk melihat induksi ketahanan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit untuk memperoleh data mengenai respons tanaman terhadap perlakuan yang diberikan," ucapnya.
Selain itu, penelitian pengembangan bakteri endofit sebagai agen biokontrol memberikan peluang untuk dikaji lebih lanjut sebagai salah satu alternatif solusi dalam menghadapi persoalan kesehatan tanaman lada.
" Apabila hasil pengujian lanjutan memperoleh efektivitas yang konsisten, teknologi tersebut berpotensi dikembangkan lebih luas guna mendukung peningkatan ketahanan tanaman lada terhadap berbagai gangguan penyakit dan hama," ungkapnya.
Kepedulian tim, Bangka Belitung, yang memiliki sejarah panjang salah satu daerah penghasil lada sehingga berupaya menemukan solusi terhadap persoalan penyakit dan hama agar menjaga keberlanjutan komoditas tersebut sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan teknologi pengelolaan tanaman lada sekaligus mendukung produktivitas lada di masa mendatang," tutupnya.
