Event

TTG Polmanbabel Kembangkan Mesin Pencacah Bagi Peternak Sapi Desa Sempan

  • admin
  • 26 . 11 . 2020
  • 318 Kali
  • Berita

PEMALIPOLMANBABEL. Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polmanbabel) kali ini melaksanakan IPTEK bagi Masyarakat yaitu mengembangkan Teknologi Tepat Guna (TTG) kepada Kelompok Tani Peternak Desa Sempan Kecamatan Pemali berupa mesin pencacah pelepah sawit dan sampah organik lainnya untuk dimanfaatkan sebagai pakan ternak sapi.

“Tujuan dari iptek bagi masyarakat ini untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi bagi kelompok tani peternak sapi, dalam hal ini dapat membantu ketersediaan pakan ternak sapi dengan memanfaatkan sumber pakan alternatif yang banyak dijumpai dilingkungan sekitar seperti pelepah sawit atau sampah organik lainnya” ungkap Pristiansyah selaku ketua tim pengabdian kepada masyarakat Polmanbabel, Kamis (26/11).

Pristiansyah menambahkan pemanfaatan teknologi tepat guna ini menjadi solusi yang tepat bagi para peternak sapi di Desa Sempan untuk meningkatkan jumlah ternaknya dengan mencukupi kebutuhan makanan yang mudah dan cepat didapat.

“Sempan merupakan daerah perkebunan sawit yang cukup banyak, sangat cocok bagi peternak sapi untuk memanfaatkan pelepah sawit tersebut sebagai pakan karena ketersediaan rumput terbatas. Jadi kami mensiasati kebutuhan pakan sapi dengan membuat mesin pencacah. Ini merupakan bentuk pengabdian Polmanbabel kepada masyarakat” pungkasnya

Kelompok tani yang berkesempatan menjadi mitra pengabdian Polmanbabel kali tersebut adalah kelompok tani Rempudong Bersatu Desa Sempan Kecamatan Pemali yang dikoordinir oleh Bapak Susanto. Kelompok tani khusus para peternak ini terbentuk sejak 2015 yang merupakan program dari Pemerintah Desa Sempan.

Pristiansyah menjelaskan kegiatan ini dilaksanakan untuk menjalin kerjasama antara mitra dengan pengusul dari institusi pendidikan. Mitra dapat mengembangkan usahanya melalui pengembangan teknologi tepat guna berupa mesin pencacah pakan ternak, sedangkan institusi dapat menerapkan secara langsung iptek dan menerapkan keilmuannya ke dalam teknologi tepat guna dan juga dapat mengenalkan institusi pendidikan Polmanbabel lebih luas kepada masyarakat.

Dosen Polmanbabel yang akrab di panggil Pampam ini juga berharap kegiatan pengabdian ini dapat membantu para peternak khususnya yang ada di Desa Sempan serta Polmanbabel terus mengembangkan dan meneliti mesin-mesin dengan teknologi tepat guna lainnya sehingga dapat membantu masyarakat di Bangka Belitung.

“Terima kasih kepada tim pengabdian Bapak Hasdiansah, Sugiyarto dan para mahasiswa yang membantu dalam proses pembuatan mesin pencacah ini” ujarnya.

Related Post :

Post a comment :