Event

Wisuda Dihadiri Ayah Dengan Kursi Roda, Sunita Terharu

  • admin
  • 16 . 10 . 2020
  • 175 Kali
  • Berita

SUNGAILIAT, POLMANBABEL. Meskipun telat dalam menghadiri wisuda anaknya, Hamsir dibantu panitia wisuda memasuki gedung Aula Polmanbabel, tempat prosesi wisuda XXIV Polmanbabel, Rabu (14/10/2020).

Hamsir yang ditemani adik perempuannya menghadiri wisuda putrinya, Sunita, mahasiswi Polmanbabel Jurusan Teknik Elektro dan Informatika Prodi D3 Teknik Elektonika.

Hari yang sangat berkesan ini tidak disia-siakan Hamsir untuk menyaksikan anaknya memakai baju toga meskipun kondisi fisik yang mempunyai keterbatasan. Hamsir mengalami penyakit gula hampir dua tahun dan telah dilakukan operasi 2 kali sehingga mengakibatkan Hamsir harus menggunakan kursi roda dalam melaksanakan aktivitas.

“Saya sangat bersyukur, Sunita dapat menyelesaikan kuliahnya di Polmanbabel. Kami sangat terbantu dengan adanya program bidik misi” ujar Hamsir saat diminta untuk menceritakan perjuangan kuliah Sunita, Rabu (14/10).

Pria yang sehari-hari jualan serbet di Pasar Sungailiat itu menceritakan sempat menangis ketika akan memasukkan sunita kuliah karena memikirkan dana kuliah dengan kondisi ekonomi seperti ini, tetapi adanya program bidik misi kuliah dapat membantu Sunita mencapai cita-citanya. Keseharian Hamsir berjualan serbet keliling di pasar  yang tidak jauh dari tempat tinggal di Kampung Nelayan Sungailiat. Satu lusin serbet dijual 25 ribu dan tiga lembar 10 ribu.

“Dari awal saya sudah memberikan komitmen kepada Sunita, jika ingin kuliah. Kuliahlah dengan serius, buktikan kemampuan dan tekun belajar. Nanti dulu untuk pacaran” tambah Hamsir saat menceritakan motivasi kepada Sunita.

Sementara itu, Sunita merasa terharu atas kehadiran ayahnya di acara wisuda bersama ngah (bibi) meskipun kedatangan mereka sedikit terlambat. Mahasiswi tiga bersaudara ini merasa bangga bisa kuliah di Polmanbabel dan diberi kesempatan mendapat bidik misi.

“Hari ini ayah sunita hadir yang di temani ngahku (bibi). Keduanya adalah orang yang sangat berperan selama menempuh pendidikan dari SD sampai kuliah sekaligus menjadi peran pengganti Ibu” ungkap Sunita.

“Ayah dan Ibu telah lama berpisah, ayah berjuang mencukupi kebutuhan kami dan mendidik kami” tambahnya.

Polmanbabel merupakan salah satu tujuan kuliah mahasiswi ini, disamping tidak jauh dari tempat tinggal, Polmanbabel merupakan politeknik impian di Babel. Selama kuliah pihak Polmanbabel sangat respon terutama sewaktu magang (PKL). Sunita merasa sangat beruntung bisa dapat kuliah di Polmanbabel meskipun nilai yang diperolah belum maksimal.

Sunita juga mengungkapkan, tidak merasa malu dengan kondisi dan keterbatasan orang tuanya. Hal tersebut akan menjadi motivasi untuk mencapai cita-citanya meskipun selama kuliah masih ada kesenjangan sosial antar sesama teman.

Saat ditanya rencana kedepan setelah wisuda ini, Sunita menjelaskan akan mencari pekerjaan dahulu untuk membantu ayah dan adiknya.

“ Saya akan cari kerja dulu, belum kepikiran untuk melanjutkan kuliah lagi. Paling tidak saya dapat membantu ekonomi keluarga” ujarnya.



Foto Sunita setelah mengikuti acara Wisuda XXIV Polmanbabel, Rabu (14/10/2020). Foto hms Polmanbabel

Related Post :

Post a comment :