Kurikulum D3 Teknik Perawatan dan Perbaikan Mesin

Materi perawatan mesin yang diberikan dalam pembelajaran praktik maupun teori mencakup aktivitas :

1. Bidang keahlian Pemeliharaan Mesin yang meliputi : Memasang dan melepas Bantalan (bearing and dismounting), memasang dan melepas penyekat (seal mounting and dismounting), Penyebarisan Pembawa mekanik (mechanical drive alignment), pelumas dan pelumasan (lubricate and lubrication), instalasi kelistrikan pada mesin (machine’s electrical installation), pemeliharaan dan pemeliharaan pompa (pump installation and maintenance), pemeliharaan mesin tenaga (engine maintenance).

2. Bidang Keahlian Perbaikan Mesin yang meliputi : Bongkar Pasang Mesin ( machine disassembly and assembly), rekondisi mesin (machine overhaul), Perbaikan dan Pembuatan Sukucadang (sparepart making and repair), Fabrikasi logam (metal fabrication), Melamak Bidang Datar dan Lengkung (flat and curve surface scraping).

3 Bidang keahlian pembuatan komponen yang meliputi : Proses Bubut (turning process), proses frais (milling process), proses sekrap (scraping process), proses bor (boring process), proses gerinda (grinding process), proses produksi CNC (CNC component), perencanaan dan pengendalian produksi (production planning and control).

Hasil dari aktivitas yang dilakukan harus memenuhi suatu standarisasi metrology yang telah ditentukan berdasarkan spesifikasi fungsinya. Untuk menjamin hal tersebut maka mahasiswa yang bersangkutan harus dapat menggunakan alat ukur atau alat pemeriksa kualitas geometri maupun kualitas fungsi mesin berupa :
1. Alat ukur Mekanis yang meliputi : Mikrometer (0,001mm) dan Komparator (0,001 mm)dan CMM (coordinate measuring machine).
2. Alat pemeriksa yang meliputi : Test Bar (0,002 mm), Master Lamak (0,002 mm), Feeler Gauge (0,001 mm) Block Gauge (0,002 mm), Meja Perata (0,01mm).
3. Alat ukur digital yang meliputi : Vibration Meter, Technometer, Thermometr, Flow Meter, Pressure Gauge, Push and Pull Tension Gauge dan Indicator
Tester.

Materi perawatan yang diberikan didalam pembelajaran praktik maupun teori mencakup jenis-jenis mesin :

1. Mesin Konvensional Pemotong Logam yang meliputi : Mesin Bubut (lathe machines, Mesin Frais (milling machines), Mesin Gerinda Datar (surface grinding machines), mesin Gerinda Silinder (cylindrical grinding machines), Mesin Bor (drilling machines) dan Mesin Ketam (shaping machines).

2. Mesin Konvensional Pemroses Logam yang meliputi : Mesin Gunting (shearing machines), Mesin Lipat Plat (bending machines), Mesin Roll Plat (rolling machines), Mesin Press (Press machines), Mesin Las Gas dan Las Listrik (gas welding, arc welding, TIG & MIG welding and spot welding).

3 Mesin Non-Konvensional yang meliputi : Mesin Bubut CNC (CNC turning machine, Mesin Frais CNC (CNC milling machines), Mesin Pengukur Koordinat
(coordinate measuring machines).

4. Mesin Konversi Energi yang meliputi :Pompa Positif (positive displacement pump) dan Pompa Putar (centrifugal pump) berikut instalasinya, Kompresor positif (positive displacement compressor) berikut instalasinya dan Penggerak Motor Bakar Diesel dan Bensin (engine drive) berikut mekanisme penggeraknya.